
Infokumnews.com, JAKARTA, 9 Mei 2026 – Proyek pengadaan “Sepatu Sekolah Rakyat” senilai Rp27 miliar kini berada di bawah pengawasan ketat publik. Polemik mencuat setelah ditemukan indikasi ketidakwajaran harga satuan dalam anggaran tersebut yang dipatok mencapai Rp700.000 per pasang, angka yang dinilai jauh melampaui harga pasar untuk pengadaan skala besar.
Kejanggalan Harga dan Urgensi Efisiensi
Kritik tajam datang dari berbagai lapisan masyarakat yang mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana pendidikan. Dengan total anggaran Rp27 miliar, para pengamat menilai pemerintah seharusnya mampu melakukan efisiensi harga guna memperluas jangkauan penerima manfaat, alih-alih menetapkan harga satuan yang dianggap tidak rasional bagi kebutuhan siswa.
Di tengah memanasnya kontroversi, Strade Nine, merk lokal yang produknya teridentifikasi dalam foto-foto pemberitaan pengadaan tersebut, memberikan pernyataan resmi untuk menjernihkan situasi.
Pihak Strade Nine menegaskan dua poin krusial:
Disparitas Harga: Harga ritel produk mereka di pasaran hanya berkisar Rp179.900, sangat jauh dari nilai Rp700.000 yang tertera dalam draf anggaran proyek.
Nir-Keterlibatan: Strade Nine secara tegas menyatakan tidak terlibat dalam proyek tersebut.
Perusahaan mengaku tidak pernah menerima pesanan langsung maupun menjalin kerja sama dengan pihak penyelenggara pengadaan “Sepatu Sekolah Rakyat.”
Desakan Transparansi Menyeluruh
Perbedaan harga yang mencapai hampir empat kali lipat ini memicu desakan agar pihak penyelenggara segera memberikan rincian mekanisme pengadaan.
Publik menuntut penjelasan terbuka mengenai proses tender, pemilihan vendor, hingga rincian komponen biaya yang menyebabkan pembengkakan harga per unit.
“Transparansi bukan pilihan, melainkan kewajiban. Perbedaan harga yang mencolok ini memerlukan audit menyeluruh untuk memastikan anggaran pendidikan tidak menguap akibat praktik pengadaan yang tidak kredibel,” ungkap perwakilan koalisi pengawas anggaran.
Hingga rilis ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari instansi terkait mengenai alasan di balik penetapan harga satuan tersebut maupun klarifikasi atas pernyataan Strade Nine. Masyarakat kini menanti langkah tegas dari lembaga pengawas untuk memastikan setiap rupiah anggaran negara digunakan secara tepat sasaran dan bebas dari indikasi penyimpangan.
(Red)
