Infokumnews Infokum Infokumnews.com
  • Sen. Mei 25th, 2026

Dugaan Kasus Perselingkuhan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik di Lingkungan Kampus Ternama dibiarkan Yayasan

Infokumnews.com, Jakarta — Dunia akademik kembali diguncang oleh dugaan pelanggaran etika yang menyeret salah satu pejabat tinggi di sebuah universitas swasta ternama di Jakarta. Kasus yang diduga terjadi pada pertengahan September 2022 ini disebut melibatkan seorang wakil rektor bidang akademik berinisial HP dengan sekretaris pribadinya berinisial M di sebuah hotel kawasan Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.

Meski Yayasan yang menaungi kampus tersebut telah memeriksa sejumlah saksi dan pelapor, hingga kini belum ada keterangan resmi maupun tindak lanjut yang disampaikan kepada publik. Sikap diam Yayasan ini menimbulkan dugaan bahwa lembaga tersebut enggan mengambil langkah tegas terhadap pejabat yang diduga terlibat, meskipun reputasi akademik dan moral lembaga dipertaruhkan.

Kuasa hukum pihak pelapor, Samuel Sinambela, S.H., menegaskan bahwa seluruh bukti dan keterangan saksi sudah diserahkan. “Kami menilai Yayasan tidak menunjukkan ketegasan moral. Dunia pendidikan seharusnya menjadi contoh integritas, bukan tempat berlindung bagi pelanggaran etika,” ujarnya.

Menariknya, sosok perempuan yang diduga terlibat, berinisial M, diketahui merupakan istri seorang anggota TNI Angkatan Udara yang berdinas di Halim Perdana Kusuma. Oleh karena itu, pihak Angkatan Udara juga diharapkan turun tangan untuk memeriksa dan menuntaskan persoalan ini, mengingat keterlibatan keluarga prajurit membawa implikasi terhadap citra institusi militer.

Selain itu, muncul dugaan bahwa pihak tertentu mencoba menutup kasus ini dengan iming-iming uang agar tidak diberitakan di media. Jika benar, hal ini menambah panjang daftar persoalan etika dan akuntabilitas di lingkungan akademik.

Publik kini menunggu langkah nyata dari Yayasan dan pihak berwenang. Diam bukanlah pilihan ketika moralitas dan integritas pendidikan dipertaruhkan. Dunia kampus seharusnya berdiri tegak di atas kebenaran — bukan tunduk pada kekuasaan atau ketakutan.

(Red)

\ Get the latest news /

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP