• Kam. Apr 23rd, 2026

MTsN 01 Kabupaten Bekasi Masih ada Pungutan Bulanan, Inspektorat Kemenag Diminta Turun Tangan

Infokumnews.com, kab Bekasi – Dunia pendidikan kini masih diterpa isu tak mengenakan, praktek pungutan dilingkungan sekolah dengan dalih uang gedung dan infaq masih saja terjadi, salah satunya di MTsN 01 kab Bekasi.

Hal ini tentunya mencuri perhatian publik, pasalnya kita ketahui dari surat edaran nomor 734 tahun 2023 tentang larangan pungutan liar atas penyelenggaraan pendataan pendidikan islam dilingkungan Kementrian Agama Republik Indonesia bahwasanya untuk terselenggaranya ekosistem penyelenggaraan pendataan pendidikan islam di lingkungan Kementrian Agama di Republik Indonesia secara bersih dan berintegritas sebagaimana dimaksud dalam surat edaran Direktur Jendral Pendidikan Islam nomor B-727. 1/DJ.I/06/2023 adanya pelarangan keras terhadap apapun bentuk pungutan liar dilingkungan Kementrian Agama Republik Indonesia.

Namun, informasi yang masuk ke redaksi kami, MTsN 01 kab Bekasi masih saja “menghiraukan” edaran tersebut. Dari narasumber yang tidak ingin disebutkan identitasnya, pungutan di sekolah tersebut berbentuk “uang gedung sebesar jutaan dan infaq tiap minggunya ada lagi bulanan yang di pungut ratusan ribu”, keterangannya. Sangat disayangkan, sekolah dengan basic agama seharusnya lebih mengajarkan tentang kedisiplinan akan aturan malah justru melanggarnya.

setelah kami mintai keterangan dari pihak MTsN 01. benar adanya pungutan tersebut. itu semua komite yang urus. silahkan konfirmasi ke pihak komite bahkan saat kami konfirmasi waka Humas via tlp “silahkan konfirmasi ke komite” selallu di arahkan ke komite. sejak kapan komite menguasai ke uangan di sekolah negeri Kab Bekasi??

https://kemenag.go.id/nasional/sudah-ada-bos-madrasah-negeri-dilarang-pungut-biaya-pendaftaran-st927i

Pihak terkait jangan bungkam, jika hal ini terus menerus dibiarkan, pungli akan menjadi budaya yang tak ada habisnya, dengan dalih uang gedung, SPP, LKS, ataupun (yang lebih mirisnya) berdalih “sumbangan sukarela” oknum-oknum sekolah akan tanpa rasa bersalah meminta-minta kepada setiap walimurid. Sebegitu sakitkah dunia pendidikan di Ibu Pertiwi kita?

(Rama)

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *